Pentingnya Akun Demo bagi Trader Pemula

Investasi forex dikatakan sebagai salah satu investasi yang cukup menguntungkan karena seorang trader bisa meraih profit dalam waktu sekejap, tidak perlu menunggu waktu lama seperti halnya investasi properti, emas, dan saham. Namun, untuk memulai investasi forex seorang trader harus bisa memilih broker yang terpercaya agar bisa trading dalam jangka panjang.

Dalam investasi forex banyak istilah-istilah asing, salah satunya ialah demo account atau akun demo. Akun demo adalah suatu bentuk akun yang pada umumnya disediakan oleh broker agar trader bisa belajar trading. Dengan kata lain, akun demo merupakan jenis akun percobaan atau permainan sebelum trading secara real. Meskipun demikian, akun demo penting bagi trader pemula karena memiliki berbagai alasan, yaitu:

Mengalami kondisi riil trading

Dengan menggunakan akun demo para trader pemula bisa memperoleh gambaran bagaimana trading yang sesungguhnya, entah ketika memperoleh profit atau loss. Di samping itu, trader juga dapat mengetahui besar atau kecilnya jumlah kerugian atau keuntungan yang bakal didapat dari trading yang dilakukan. Misal, trader mambuka posisi buy dalam jumlah sekian Dollar, ternyata harga bergerak menjadi naik tentu trader akan untung. Sebaliknya, jika trader tetap membuka posisi buy dan harga turun, besar kemungkinan trader akan mengalami kerugian.

Menguji coba analisa dan strategi yang dilakukan

Seperti yang mungkin Anda ketahui bahwa, sebelum trading hal yang mesti dilakukan terlebih dahulu ialah analisa yang berfungsi untuk mengetahui pergerakan harga valas apakah bakal naik atau turun, baik itu analisa teknikal maupun fundamental. Analisa teknikal dilakukan dengan cara menggunakan sistem grafik (harga di masa lalu) untuk mengetahui pergerakan market di masa sekarang. Namun, bila analisa teknikal dilakukan dengan semaunya alias melalui feeling semata, bukan tidak mungkin hasil analisa tidak akan akurat.

Sementara analisa fundamental ialah analisa yang dilakukan dengan menggunakan sistem perekonomian dunia terutama mata uang negara yang diperdagangkan. Terang saja analisa ini lebih rumit daripada analisa teknikal karena perlu mencari sumber yang berkualitas, entah melalui internet atau televisi.  Dengan adanya akun demo, para trader bisa menguji coba hasil analisa yang dilakukan apakah akurat atau malah berbalik arah. Di samping itu, para trader juga bisa menguji coba strategi yang direncanakan untuk mempertahankan tradingnya, seperti memasang stop-loss, menempatkan profit, atau juga menggunakan robot forex.

Melatih intuisi trader

Kesalahan fatal yang sering kali membuat para trader malah trading dalam jangka pendek ialah sikap emosional dan keserakahan yang tidak dapat terkendailkan. Contoh, ketika seorang trader mendapat profit, karena keinginan untuk terus untung lalu transaksinya tidak pernah ditutup sehingga saat  harga berbalik arah trader malah mendapat kerugian. Begitu juga ketika trader mengalami kerugian, rasa tidak puas dan penasaran ingin mendapat untung kerap kali mengunci keinginan untuk tetap melakukan perdagangan. Fungsi daripada akun demo dalam hal ini adalah untuk melatih intuisi atau insting trader supaya tidak mudah terpikat baik ketika mendapat profit maupun mengalami kerugian.

Investasi forex memang menawarkan banyak kelebihan yang relatif berbeda daripada investasi lainnnya. Tak heran bila setiap tahun investor valas menjadi semakin meningkat.

Mengenal Stop-loss dalam Trading Forex

Bagi seorang trader, pengetahuan mumpuni seputar forex harus dimiliki agar bisa tradingdalam jangka panjang, salah satunya tentang stop-loss. Ada banyak hal yang perlu diketahui mengenai stop-loss agar trader bisa mempergunakannya dengan sebaik mungkin. Anda bisa simak uraian berikut untuk mengetahuinya:

Apa fungsi stop-loss sesungguhnya?

Kebanyakan orang mengenal stop-loss sebagai salah satu cara untuk membatasi kerugian karena pergerakan market yang diyakininyabisa berbalik arah. Perlu Anda ketahui, stop-loss tidak hanya berfungsi untuk menghadang kerugian saja, tetapi juga melindungi keuntungan. Untuk membatasi kerugian: Anda membuka posisi buy senilai 5000 dan memasang stop-loss di angka 4800. Ternyata, pergerakan market terjadi penurunan menjadi 4800 atau bahkan lebih kecil.

Dalam hal ini, Anda tidak perlu khawatir karena sistem telah bekerja secara otomatis yakni terjual di angka 4800. Untuk melindungi keuntungan: pergerakan harga valas ternyatamengalami kenaikan menjadi 5300. Pergerakan market tersebut tentunya tidak dapat dipastikan jangka waktunya, bisa naik atau bahkan turun secara drastis. Dalam hal ini, Anda bisa memasang stop-loss 5100untuk melindungi keuntungan. Dengan catatan, kalau ingin menambah stop loss, sebaiknya stop loss pertama dihapus.

Bagaimana cara pemasangannya?

Setelah Anda mengenal apa itu fungsi atau kegunaan stop-loss yang sesungguhnya, sekarang saatnya mengetahui cara pemasangannya. Anda bisa mengklik kode angka yang terdapat pada kolomposition atauposisi, lalu pilih change untuk dapat merubah posisi atau target market. Lantas, akan mucul pada kolom “Exit stop-loss” yang artinya batasan angka untuk Anda menghadang kerugian dan “Exit Target” untuk melindungi keuntungan yang Anda inginkan. Misal, pada kolom Exit Stop-loss Anda menulis 4800 dan pada kolom Exit TargetAnda 5020. Setelah mengatur perubahan tersebut, silakan Anda klik Ok. Tunggu sejenak, maka akan muncul grafik yang menunjukkan batas arah kerugian dan keuntungan Anda. Jika Anda ingin menghentikan transaksi, Anda bisa kembali ke posisi untuk menutup perdagangan dengan cara mengklik posisition dan pilih close.

Apa kesalahan yang perlu dihindari?

Kesalahan fatal dalam menggunakan stop-loss juga dapatmenyebabkan trader mengalami kerugian. Seperti halnya kesalahan yang terdapat pada uraian di atas, yaitu lupa menutup posisi pertama (untuk membatasi kerugian) sedangkan cara kedua (memasang perlindungan)tetap digunakan. Hal ini malah akan mengakibatkan kerugian karena transaksi yang dilakukan akan tetap berjalan secara otomatis. Contoh, ketika harga turun di angka 4800 otomatis akan terjual, bahkan ketika harga market menjadi lebih kecil yaitu 4000, tetap akan terjual kembali sehingga modal habis dan menjadi rugi.

Pada dasarnya, stop loss dapat membantu para trader supaya bisa trading dengan nyaman. Bahkan tidak harus selalu berada di depan komputer. Artinya, meski memiliki pekerjaan lain yang harus diselesaikan, maka seorang trader bisa dengan tenang meninggalkan tradingnya karena telah memasang stop loss, baik itu untuk membatasi kerugian maupun melindungi keuntungan. Namun, kesalahan fatal dengan menggunakan 2 stop loss sekaligus harus dihindariagar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan.

Give Valid Data when Buying Car Insurance

“Ah, damn… why is my car insurance claim denied anyway? I’ve already paid premiums on a regular basis and have followed the procedure correctly claim! Is this mischievous act of the insurance company? I was disappointed once! Anyway I will report the matter to the police and bring the case to court!” This is an example of a sentence that many expressions of frustration expressed by the car insurance policy holders when their claim is rejected. This is reasonable because they are hoping to get help in the form of compensation or repair services when their vehicle was damaged or lost due to theft.

Filing a claim is a matter of each policyholder, but the insurer also has the right to refuse the claim. Why? There are many causes and one of the reasons why car insurance claims denied is the existence of invalid data from the policyholder. Therefore, when you want to buy car insurance, be sure to provide valid data. Some important data which is not to be missed are:

Name of policyholder

Highly recommended to write your name matches the name on your identity card. If you abbreviate the name or write a name that does not match with the ID card, most likely your claim will be denied. So what if the insurance company wrote the name wrong? Immediately report to get a revision. Continue, if your vehicle is driven by others (whether they are family members or friends) and had an accident, well this how? Fixed add a claim in accordance with procedures and describe real events. Insurers will investigate this matter in depth. If you give the original report, would claim you will quickly be processed and accepted. If you are still in doubt about this, it’s good to ask the insurer to obtain detailed information for the policy in every company is different.

Use of car

Is the insured car will be used in private, business, or racing? Write use appropriate car original usefulness. For example, if you use it for car rental services, you have to write for business purposes. If you write data is invalid, you will only hurt yourself because the insurance company will reject the claim filed. For example, if you write the use of a car for private purposes, but in reality you rent it to others with business objectives, to be sure it was a lie that would make a claim rejected. If you managed to fool the insurance, you will deal with the authorities sooner or later.

Condition of the car

The point is that you should write the actual condition of your car is still original or existing modifications. If it has been modified, the insurance company will check which parts have been replaced. In general, if the modifications made large, the amount of the premium will increase. However, if only the audio portion or rim modify its course, the amount of the premium is usually still the standard.

Btw, to find out how much the premium the company in several insurance companies, please visit http://www.asuransi-mobil.org/premi-di-setiap-perusahaan-asuransi-mobil/. The asuransi-mobil.org, you can also receive a variety of information about car insurance, as the cause of the failure of the claims.

Kesalahan Fatal dalam Trading Forex

Menggeluti investasi forex merupakan pilihan tepat bagi seseorang yang ingin mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, dengan membuka posisi buy dan kemudian harga naik maka keuntungan yang didapat bisa maksimal. Terlebih ketika mampu memanfaatkan leverage dalam jumlah tinggi, tentu keuntungan akan berlimpah ruah. Investasi foreign exchange atau biasa disebut dengan forex ini pada umumnya dapat dilakukan oleh semua orang, dengan cara mendaftar terlebih dahulu di broker. Namun, dari sekian banyak investor yang menggeluti investasi forex hanya segelintir yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Mengapa? Selain salah memilih pialang mereka juga kerap kali melakukan kesalahan-kesalahan fatal, sebagai berikut:

Mengabaikan analisa teknikal dan fundamental

Analisa teknikal adalah analisa yang memprediksi pergerakan harga valas berdasarkan harga di masa lalu dan menggunakan grafik. Sementara analisa fundamental didapat melalui berita-berita perekonomian dunia. Teknik dan kecepatan kedua analisa tersebut tentunya relatif berbeda, di mana analisa teknikal jauh lebih simple dan cepat, sedangkan analisa fundamental membutuhkan waktu yang relatif lama karena memerlukan banyak sumber, baik itu melalui internet, surat kabar, maupun televisi. Di samping itu, faktor yang mendukung pergerakan harga analisa fundamental juga meliputi 3 aspek, yaitu geografis, (keadaan suatu wilayah), politik (kebijaksanaan yang dicanangkan pemerintah), dan ekonomi (sistem harga seseuai pasar).

Analisa baik itu teknikal maupun fundamental sangat penting dilakukan sebelum trading. Tanpa mengetahui analisa terlebih dahulu sama halnya membunuh diri sendiri. Logikanya, jika Anda ingin menuju jalan sebelah barat akan tetapi tidak mengetahui terlebih dahulu kondisi jalan, apakah jalan banyak tikungan atau bahkan jurang. Ketidaktahuan tersebut bakal membuat Anda kecelakaan karena melaju dengan kecepatan tinggi. Begitu juga halnya apabila mengabaikan analisa, tanpa mengetahui arah pergerakan harga, apakah bakal naik atau turun, Anda tetap membuka posisi. Contoh, Anda membuka posisi buy dan ternyata harga turun tentu Anda akan mengalami kerugian. Itulah mengapa banyak investor gagal dalam investasinya karena kerap kali mengabaikan analisa, entah itu teknikal ataupun fundamental.

Menggunakan dua stop-loss sekaligus

Perlu Anda ketahui, stop-loss tidak hanya berfungsi untuk menghadang kerugian saja, tetapi juga mengamankan keuntungan. Stop-loss 1 bisa Anda gunakan untuk membatasi kerugian sesuai dengan angka yang Anda inginkan. Misal, Anda membeli sebanyak 2500 Dollar dan memasang stop-loss di angka 2300. Ketika harga turun menjadi 2400 dan menuju 2200, maka kerugian Anda tetap sebesar 200 karena telah memasang stop-loss di angka 2300.

Begitu juga dengan stop-loss 2 yang bertujuan untuk mengamankan keuntungan. Contoh, Anda memiliki target keuntungan di angka 3000 Dollar dan memasang stop-loss di angka 2800. Ternyata, harga valas naik menjadi 2900. Dalam hal ini, keuntungan yang Anda peroleh telah aman karena stop-loss yang Anda pasang berada di angka 2800. Namun, kesalahan fatal yang tidak boleh Anda abaikan adalah menggunakan kedua stop loss sekaligus. Jika Anda ingin mengamankan keuntungan, penting untuk menghapus stop-loss 1. Kalau tidak, ketika terjadi penurunan harga menjadi 2600 secara otomatis akan tetap terjual, bahkan harga turun menjadi 2200 akan terjual lagi dan akhirnya akan loss.

Meremehkan TP (Take Profit)

Sifat ketidakpuasan yang melekat di dalam diri pada dasarnya dapat memberi dampak negatif. Sama halnya dengan hal yang satu ini, keinginan untuk  terus menerus memperoleh keuntungan bakal menyebabkan kerugian. Contoh seorang trader untung di angka 2800, karena ingin terus menerus untung akhirnya tidak take profit, tapi tetap membuka posisi sehingga mengalami kerugian. Bukan tidak mungkin harga yang tadinya naik bisa menjadi turun dalam waktu yang sedemikian cepat. Perihal yang seperti inilah yang juga kerap kali membuat para trader menjadi short trading.

Itulah beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari oleh para trader terutama pemula. Perbanyak informasi terlebih dahulu jika Anda berminat menggeluti investasi ini, bila perlu belajar di sekolah forex untuk memperoleh pengetahuan yang maksimal.

Don’t Do These when Claiming Car Insurance Policy

After knowing tarif asuransi mobil all risk at Raja Premi which also offers information about house insurance, I decided to buy car insurance. Besides, I met my friend who works as an insurance agent. My purpose was asking for information related to car insurance. I believed him because we are best friend. I knew him when I was seven. We often do many things together. Anyway, one of the things that we discussed was things that may not be done when claiming insurance policy unless policyholders want to make their claim rejected. Even, insurers can bring the problem to the court.

Anyway, if you are a car insurance policyholder who wants to claim your policy because your car gets broken or is stolen, make sure that you don’t don these:

Falsify data

Generally, to claim your car insurance policy, you need to complete data, such as: accident time, description, and place, copy of identity card and driving license. Besides, you have to hand on policy certificate which explain about your own car accident. Even, you need to have witness, like photos and videos about the accident. If you are treated in hospital, you are suggested to give medical certificate. Getting completed data is quite difficult. You need to spend much time and energy to handle it. However, never falsify the data no matter your reasons are. If you need any helps, ask for help from insurance agents to guide and tell you.

Realize that if you falsifying data and insurers know about this, they will reject your claim. Even, they will cancel your policy so there is no money that you can get at last.

Do embezzlement

For instance, you claim that your car is stolen whereas you give your car to somebody who you know. Then, he/she hides your vehicle to remove traces. Yup, this is example of embezzlement. You need to know that insurers don’t pay compensation directly without looking into your problem. They will gather proofs to make sure the truth. If you do embezzlement, they will take necessary actions as soon as possible. You will deal with police and go to jail fast. If this happens, you will not get compensation and go home for a long time.

For this, never falsify data and do embezzlement although you think that claiming your policy is easy. In addition, make sure that you claim your policy within 3×24 after getting accident. What if you cannot do this because you are come in hospital after getting accident? No need to worry because there are your family members who can handle this. If they don’t know about your car insurance policy, insurance company will tolerate it based on written agreement.